Cari

Kontak Kami

Untuk Pemesanan atau Informasi Tentang Benih & Bibit Tanaman Silakan Hubungi
HP/WA:
0852-2848-4369
PIN BB: 5E7B82B4
Email: Pengelola@MitraBibit.com

Alamat:

Jl. Kemiri-Karangduwur, Ds. Karangduwur,
Kec. Kemiri,
Kab. Purworejo, Jateng

Segera pesan biji atau bibit tanaman disini, dan dapatkan harga yang kompetitif dari kami.

Partner

Sahabat Mitra Bibit

Showing posts with label Budidaya Tanaman Jabon. Show all posts
Showing posts with label Budidaya Tanaman Jabon. Show all posts

Cara Melakukan Penyemaian Biji Jabon


1. Pengkecambahan Benih

• Sediakan media tempat kecambah (bak plastik) dan sungkup dari plastik\
• Media perkecambahan adalah
   a.) Campuran pasir halus dan tanah halus (1:1), disterilisasi dengan cara digoreng selama 2 jam. Untuk mendapatkan media pasir halus, pasir di ayak dengan ayakan berukuran mikro (ayakan nyamuk).
   b.) Campuran cocopeat (sabut kelapa yang sudah dicacah) dan arang sekaram (2:1). Keduanya dapat diperoleh/dibeli di toko-toko pertanian
• Sebelum benih ditabur, siram media sampai jenuh. Sebaiknya bak tabur ditutup dengan plastik transparan (sungkup),dan diatasnya diberi naungan paranet
• Saat penaburan sebainya benih dicampur dengan pasir halus agar lebih merata. Perbandingan benih dengan pasir 2:1.
• Biasanya benih mulai berkecambah setelah 10-15 hari setelah penaburan.
• Dalam satu bak kecambah ukuran 25 cm x 30 cm banyak biji yang ditabur cukup 1 sendok teh.

2. Pemeliharaan Pada Saat Pengkecambahan

• Pemeliharaannya dilakukan dengan penyiraman. Setelah penyiraman pertama, penyiraman selanjutnya dilakukan setiap harinya (pagi dan sore) sampai minggu ke-10 / siap sapih ke polybag dengan ukuran bibit 5-10 cm dengan sprayer halus
• Penyiraman dilakukan setiap hari.
• Penyemprotan setiap minggu menggunakan fungisida
• Media kecambah harus terkena cahaya matahari tetapi tidak secara langsung perlu naungan dari plastik / sungkup / rumah kaca. Keadaan bak kecambahharus lembab dan basah jangan sampai kekeringan
• Selanjutnya bibit dipindahkan ke polybag di persemaian

3. Pemindahan Ke Polybag Kecil (Sosis Jabon)

Setelah benih berukuran 1 cm, pindahkan benih tersebut  dari bak kecambah ke polybag. Kemudian polybag di tempatkan pada bedengan berukuran 5 m x 1 m yang ternaungi agar terlindung dari sinar matahari langsung dan hujan.
• Pemindahan  dilakukan ketika kecambah telah memiliki 2-3 pasang daun atau telah mencapai tinggi 2-3 cm (usia 1,5-2 bulan).
• Media pemindahan yang digunakan harus mengandung banyak nutrisi untuk pertumbuhan tanaman yang kemudian ditempatkan dalam polybag
• Menggunakan ukuran polybag 4 x 50 cm,
• Media sosis adalah tanah yang bersih dari benih rumput dan jamur
• Isi polybag dengan tanah, dan rendam sampai basah jenuh dengan cara melubang samping kanan kiri poly bag
• Potong kecil-kecil sepanjang 4 cm dan tata di bedengan dengan lukuran 1 x 10 m
• Pindahkan benih tersebut ke media sosis pada sore hari

4. Pemeliharaan Bibit

• Penyiraman dilakukan rutin setiap hari menggunakan air biasa.
• Setiap 6 hari sekali, semprotkan pupuk daun  dicampur dengan fungisida.(Anvil setengah tutup + air 14 liter) . setelah ukuran 20 cm dosisnya di tingkatkan (1,5 tutup + 14 liter air)
• Pemupukan yang dilakukan setelah bibit berumur 15 hari dengan pupuk NPK  cair (3-5gram/1liter air),
• Semprotkan pupuk daun 10 hari sekali
• Pemberian penaungan tanaman dengan paranet dilakukan hingga bibit berumur ± 20 hari setelah penyapihan (tinggi ±10 cm). Ukuran paranet 30%, 40% ,50% atau 65%.

5. Bibit Siap Tanam

Bibit siap tanam ketika batangnya cukup berkayu dengan tinggi 30-50 cm. Waktu penanaman dilakukan pada musim hujan dengan jarak tanam 3 m x3 m. Pemeliharaan di lapangan berupa pendangiran (penggemburan tanah), penyulaman (pada jabon yang mati), penyiangan (pembebasan dari rumput liar) dan pemupukan.



Investasi Tanaman Jabon yang Menjanjikan


Investasi tanaman?? Ya, mengapa tidak... Banyak orang memiliki lahan, tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Padahal dengan menanam pohon di lahan tersebut sudah merupakan suatu investasi yang cukup menguntungkan. Salah satunya menanam pohon Jabon, sebab kebutuhan kayu akan terus meningkat. Saat ini pemerintah melarang penggunaan kayu bulat hasil tebangan hutan alam, akibatnya banyak industri tutup akibat kekurangan pasokan kayu. Jadi pada masa mendatang harga kayu jabon akan semakin meningkat terus, seiring dengan menipisnya kayu baik di pulau Jawa dan Kalimantan. Kita tidak akan pernah tau bagaiman nasib kayu atau tumbuhan yang banyak di manfaatkan kayunya untuk 5 tahun ke depan. Bisa jadi tumbuhan yang sering kita gunakan untuk membangun rumah, plywood, mebel dll. Akan musnah karena seringnya pembalakan liar dan minimnya kesadaran manusia untuk reboisasi kembali.

Salah satu alternatif yang dapat di gunakan adalah dengan menanam jabon merah. Jabon merah mempunyai banyak kegunaan terutama dalam meningkatkan kebutuhan kayunya. Seratnya yang halus dan ringan serta mudah di olah dengan mesin cocok untuk di olah dalam perindustrian seperti dalam pembuatan korek, pinsil dan sumpit. Kayunya yang memiliki tingkat keuletan yang tinggi serta tidak mudah robek cocok di olah menjadi bahan kayu lapis (plywood). Masa panen jabon juga sangat cepat  yaitu 5-6 tahun sehingga cocok bagi Anda yang ingin memanfaatkan kayu ini. Batangnya  yang tumbuh lurus dapat menghasilkan volume kayu yang lebih besar dibandingkan batang pohon yang tidak lurus. Cabang jabon tidak perlu di potong karena cabangnya bisa memotong sendiri/rontok sendiri. Keunggulan lain dari jabon sendiri adalah bisa di panen 2-3 kali, karena tunasnya dapat cepat tumbuh.

Budidaya jabon akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan. Perkiraan 5 – 6 tahun mendatang, diperoleh dari penjualan 1000 pohon berumur 5 – 6 tahun dengan hasil kayu sebanyak 800 – 1.000 m3 per ha. Prediksi harga budidaya jabon pada 5 tahun mendatang adalah Rp 1,2-juta/m3. Dengan harga jual Rp 1,2-juta per m3 dan produksi 800 m3, maka omzet dari penanaman budidaya jabon mencapai Rp 960-juta per ha. Saat ini harga per m3 budidaya jabon berumur 4 tahun mencapai Rp 716.000 sedangkan yang berumur 5 tahun mencapai Rp 837.000.  Sehingga kalau kita lihat dari asumsi ini budidaya Jabon sangatlah menjanjikan baik dari segi keuntungan maupun waktu yang tidak terlalu panjang dalam berinvestasi.

Anda tertarik berinvestasi jabon? Di sini kami menyediakan bibit Jabon yang berkualitas.

Bibit Jabon Yang Berkualitas Berpengaruh Pada Peroses Pertumbuhan


Saat ini, investasi tanamaman kayu menjadi favorit bagi banyak masyarakat. Terutama tanaman kayu yang mudah tumbuh dan cepat dipanen , salah satunya adalah pohon Jabon. Pohon Jabon dapat tumbuh baik khususnya di wilayah tropis dengan curah hujan 2700 mm per tahun, dengan ketinggian tanah 0-500 meter di atas permukaan air laut. Jabon pada usia  5 sampai 6 tahun tingginya dapat mencapai 12 meter dengan diameter kayu mencapai 40-50 cm.

Tetapi banyak hal yang perlu diperhatikan dalam penanaman, diantaranya kesesuaian lahan. Lahan untuk penanaman Jabon seperti yang sudah disebutkan diatas, tidak boleh lebih dari 500 meter diatas permukaan air laut. Tekstur tanah untuk penanaman ringan hingga sedang atau jenis pasir yang mendominasi, mendapat sinar matahari yang baik / lahan terbuka, dan dekat dengan aliran sungai agar kelembaban tanah terjamin karena tanaman Jabon tidak dapat tumbuh di tanah yang kering.

Kemudian hal yang perlu diperhatikan lagi adalah pembibitan tanaman. Dalam proses pembibitan mulai dari penebaran hingga bibit siap tanam, harus melalui masa sulit dan perlu waktu sekitar tiga bulan agar mendapat bibit Jabon yang berkualitas. Seperti bibit harus berbatang tegak dan kekar, akarnya kompak / sehat dan bebas dari hama dan penyakit. Bibit tanaman Jabon yang berkualitas juga akan menentukan kualitas pertumbuhan dan hasil tanaman Jabon itu sendiri.

Dari proses pembibitan Jabon yang terbilang sulit, perlu ketelitian dan kesabaran untuk hasil tanaman yang bernilai tinggi, beberapa penanam tidak perlu mengkhawatirkan karena bibit pohon Jabon berkualitas disediakan oleh CV. Mitra Bibit, bahkan dapat diperoleh dalam partai besar.

Cara Mudah Membuat Bibit Jabon



Untuk membuat bibit jabon kita harus mengetahui bagaimana biji jabon yang baik. Biji jabon yang baik harus sudah benar-benar tua dan harus belum terlalu lama terkontaminasi dengan alam.
Untuk 1 kg biji jabon rata-rata bisa tumbuh sekitar 30.000 benih, namun penyemaian terhadap bibit jabon tidaklah mudah, oleh karena itu penyemaian harus dilakukan dengan ketelitian dan ketekunan. Apabila kurang teliti maka hasilnya mungkin kurang memuaskan bahkan gagal.
Kami menyediakan biji jabon yang berkualitas. Dan kami siap membantu menunjukan proses penyemaian yang benar. 

Bagi anda yang tidak mau repot dengan urusan penyemaian kami menyediakan benih jabon yang sudah disemai dengan media sosis (jabon sosisan). Jabon sosisan berukuran 3 cm di semprot sedikit anvil siap untuk dipindah dalam polybag yang ukurannya sesuai keinginan. Dengan cara ini anda akan lebih mudah untuk membuat bibit jabon berkualitas.