Pejuang Berani Mati.

Sunday, December 4, 2011

Beku

aku melemparkan sisi pandangan kepada dua ekor lalat .

 mereka asyik berbual sesama sendiri berbincang isu politik kaum lalat sebarang dua .

tahap kekerasan udara semakin kuat menerjah corong-corong hidung . seakan-akan menghukum aku .

mungkinkah udara percuma ini berubah harga nilai ? aku tidak pasti .

 yang lintas cuma terdetik di saat ini , kalau lah tuhan datang bertandang , melebar tangan mengutip hutang .

aku pasti serta merta tubuhku kekejangan . iyalah , tiada harta mampu aku cagarkan untuk menebus nilai udara percuma 24 tahun yang lepas .

Allah . hanya syukur layakku tadahkan ke langit menerima nikmat yang kau terbit .

Alhamdulillah .

Alhamdulillah ...


______________________________________________________________




sejak ,

dua menjak ,

tiga menjak ,

empat menjak ,

lima menjak ,

dan enam menjak ini saya sangat sibuk dengan kehidupan di sini .

maaf kawan-kawan saya jarang update .

insyaAllah selepas ni saya cuba curahkan kasih sayang pada blog inih .

i lap you All .


...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...