Tampilkan postingan dengan label berries. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berries. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 September 2013

Keluarga berry dan delima baik untuk penderita diabetes

Kini penderita diabetes tak perlu merasa takut untuk mencoba beberapa buah-buahan ini. Memang seluruh buah-buahan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, namun bagi Anda penderita diabetes sebaiknya memilah terlebih dahulu buah-buahan apa saja yang aman untuk dikonsumsi. Berikut adalah buah-buahan yang baik dikonsumsi penderita diabetes karena dapat mengatur kadar gula darah dalam tubuh, seperti dilansir Boldsky.

Berries
Jika Anda seorang pasien diabetes, Anda dapat memilih salah satu buah berries favorit Anda, seperti blueberry, acai berry, stroberi atau raspberry. Pasien diabetes bisa mengonsumsi buah untuk menjaga kadar gula mereka.

Delima
Buah delima merah baik untuk penderita diabetes karena membantu meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

Kiwi
Salah satu buah terbaik untuk penderita diabetes adalah kiwi. Kiwi dapat menurunkan tingkat gula darah dalam tubuh.

Ceri
Ceri memiliki tingkat indeks glikemik 20 dan kadang-kadang kurang dari itu karena bisa bervariasi. Ini adalah buah yang sehat untuk penderita diabetes untuk mengatur kadar darah.

Jambu biji
Buah jambu mengontrol diabetes dan juga baik untuk sembelit. Jambu biji tinggi vitamin A, Vitamin C dan serat. Namun, buah ini memiliki GI yang cukup rendah.

Juwet
Ini merupakan buah yang baik untuk pasien diabetes. Buah ini membantu meningkatkan kontrol gula darah.

Persik
Persik adalah buah yang cukup lezat untuk pasien diabetes. Buah ini juga sangat rendah GI.

Apel
Apel banyak mengandung antioksidan, yang membantu mengurangi kadar kolesterol. Buah ini juga membersihkan sistem pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memberikan banyak nutrisi untuk tubuh.

Nanas
Buah ini baik untuk penderita diabetes. Nanas bermanfaat untuk tubuh karena mereka memiliki sifat anti-virus dan anti-inflamasi yang baik untuk pasien diabetes.

Pir
Jika Anda adalah pasien diabetes, pir adalah buah yang baik bagi Anda. Selain kaya vitamin dan serat, pir juga membantu mengatur kadar darah dalam tubuh.

Pepaya
Buah pepaya ini baik untuk penderita diabetes karena mereka kaya akan vitamin dan mineral lainnya.

Jeruk

Buah jeruk adalah buah terbaik untuk pasien diabetes. Buah ini dapat dikonsumsi setiap hari oleh pasien karena mereka kaya akan vitamin C. Ini membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Semangka
Indeks glikemik semangka sangatlah rendah, yang membuat mereka baik untuk pasien diabetes. Tetapi, pastikan bahwa Anda mengonsumsi buah ini dalam jumlah terbatas atau tidak berlebihan.

Nangka

Nangka adalah buah yang baik untuk pasien diabetes. Ini membantu meningkatkan resistensi insulin dalam tubuh. Nangka juga mengandung vitamin C dan vitamin A.

Belimbing
Belimbing baik bagi penderita diabetes karena membantu meningkatkan kontrol gula darah.

Inilah lima belas buah yang baik dikonsumsi untuk penderita diabetes. Pastikan bahwa Anda selalu memantau tingkat gula darah Anda dan menghindari makanan yang dapat memicu naiknya gula darah.

Sumber: Merdeka.com

Selasa, 11 Juni 2013

Inilah Manfaat Keluarga Berry

Buah dari keluarga berry seperti strawberry, blueberry, blackberry, acai berry dan lainnya memang dikenal punya kandungan nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Kenali manfaat buah dari keluarga berry berikut untuk mendapatkan manfaatnya.

Jenis keluarga berry ini memang dikenal sebagai buah yang kaya antioksidan. “Apa yang membuat berries begitu istimewa adalah adanya  phytochemical yaitu nutrisi alami yang membantu melindungi sel-sel dari kerusakan,” kata ahli diet Nancy Copperman, MS, RD, CDN, Direktur Inisiatif Kesehatan Masyarakat untuk Kantor Kesehatan Masyarakat di North Shore – Long Island NY, seperti yang dilansir Everydayhealth.
Bantuan Kelola Diabetes

Buah berry ini memang cukup manis, namun manisnya tentu tidak akan membuat lonjakan gula darah pada pengidap diabetes menjadi naik. Konsumsi buah utuh jauh lebih baik daripada dibuat jus. Karena kandungan gula dalam jus akan lebih tinggi dan serat justru akan menyusut.

Mencegah Parkinson

Orang yang makan setidaknya dua porsi buah dalam seminggu memiliki kesempatan 25 persen lebih kecil untuk mengalami penyakit Parkinson. Menurut penelitian, kandungan flavonoid tinggi yang berlimpah dalam berry mengurangi risiko sebesar 40 persen.

Bisa Meningkatkan Kesehatan Jantung

Bahkan orang-orang dengan risiko kuat untuk mewariskan penyakit jantung mungkin menemukan bahwa diet kaya buah-buahan dan sayuran mentah, dapat mengurangi kemungkinan mereka terkena serangan jantung, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam PLoS Medicine. Para peneliti mengamati pola makan dan angka serangan jantung di antara 27.000 orang dari berbagai latar belakang dan menemukan bahwa pemuatan buah-buahan dan sayuran tampaknya mengubah risiko genetik dan menghindarkan Anda dari penyakit jantung.

Pengendalian Berat

“Karena serat dan konten cair, berries memberi kita rasa kenyang,” ungkap Copperman. Dan perasaan kenyang merupakan bagian penting dari mengelola program diet Anda. “Biarkan kreativitas dapur menuntun Anda untuk bereksperimen dengan berries yang kaya gizi,” imbuhnya.

Tekanan Darah

Meskipun tidak ada uji klinis bahwa berry dapat melawan tekanan darah tinggi, ahli gizi dan dokter merekomendasikan diet tinggi buah-buahan segar dan sayuran untuk menjaga tekanan darah Anda. "Manfaat ini akan kembali ke sifat antioksidan buah, dan juga kecenderungan genetik Anda," kata Copperman.

Diet berry mungkin sangat membantu bagi orang-orang yang sejarah keluarganya sarat dengan risiko penyakit jantung (tekanan darah tinggi itu sendiri merupakan faktor risiko penyakit jantung). Senyawa kimia dalam buah melawan peradangan sistemik yang dapat menyertai tekanan darah tinggi, membantu untuk membuat tubuh Anda sehat secara keseluruhan.
 
Melawan Kanker

Flavonoid dikemas dalam berry, seperti blueberry dan raspberry. Penelitian yang dipublikasikan dalamJournal Farmasi dan Analisis Biomedis menunjukkan bahwa flavonoid dan senyawa lain yang ditemukan dalam berry dapat membantu mengurangi risiko kanker usus. Karena kanker diet pencegahan umumnya menekankan buah-buahan dan sayuran, termasuk berry tentu tidak akan merugikan. Sekali lagi, Copperman menekankan, manfaat mencegah kanker ditingkatkan oleh masuknya berbagai buah-buahan dan sayuran yang beraneka warna.

 

 

 

Sumber