Dewasa
ini tidak banyak orang yang peduli dan mau direpotkan dengan urusan sosial
kemasyarakatan, namun tampaknya itu tidak berlaku untuk mahasiswa Jurusan
Sistem Informasi. Beberapa waktu lalu, Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas)
HMSI sukses mengadakan bulan pengabdian Sistem Informasi yang dikemas melalui
serangkaian acara SINERGI dan IS/ IT Campaign. “Sistem Informasi Mengabdi untuk
Negeri”, itulah tagline yang diusung
oleh Sosmas kali ini. Sosmas menunjukkan bahwa semua mahasiswa bisa
melaksanakan tri dharma perguruan tinggi yang ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat.
Sebelumnya
banyak yang menyangsikan, apa yang bisa dilakukan keprofesian Sistem Informasi
(SI) dalam pengabdian masyarakat. Seperti yang kita tahu keprofesian SI adalah
bidang teknologi IT, dimana IT kebanyakan dimiliki dan dibutuhkan oleh kalangan
menengah ke atas. Sedangkan orang-orang terlanjur mengasosiasikan “pengabdian
masyarakat” dengan “orang miskin/ tidak mampu”. Padahal jika ditelaah lebih dalam,
pengabdian masyarakat (pengmas) tidak memiliki arti yang sesempit itu, pengmas
adalah soal bagaimana kita membagikan kebermanfaatan yang telah kita peroleh
sebagai mahasiswa, tanpa memandang lapisan masyarakat mana yang akan kita
jangkau. Pengmas tidak melulu harus menjangkau kalangan menengah ke bawah, akan
lebih baik jika pengmas mampu menjangkau kalangan yang membutuhkan pengetahuan
dan yang sulit mendapatkannya.
Menanggapi
pola pikir yang keliru mengenai pengmas, Departemen Sosmas mewadahi mahasiswa
yang memiliki kepekaan sosial melalui acara pelatihan SINERGI Batch 3. Dalam
SINERGI, mahasiswa-mahasiswa terpilih dibekali dengan ilmu-ilmu mengenai
pengmas dan dilatih untuk peka terhadap masalah-masalah sosial. Lulusan SINERGI Batch 3 ini menghasilkan project pengabdian masyarakat yang akan
diimplementasikan dalam IS/ IT Campaign. Tidak hanya berhenti disitu, lulusan
SINERGI mengajak seluruh mahasiswa baru JSI untuk menjadi volunteer dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Sasaran
IS/ IT Campaign adalah beberapa sekolah di Surabaya. Sekolah tersebut mendapat
pelatihan mengenai IT, ada pelatihan Google Apps, Code.org, dan Scratch. IS/ IT
Campaign menjangkau siswa SMP dan SMA di Surabaya yang saat ini menganut
kurikulum 2013. Kurikulum 2013 tidak memiliki mata pelajaran TIK (Teknologi
Informasi Komunikasi) maupun mata pelajaran yang berbau IT lainnya sehingga
siswa-siswa tersebut kurang memiliki pengetahuan tentang IT. Serangkaian
pengmas pun diadakan dan memiliki respon yang baik.
Sebagai
peserta SINERGI Batch 3 dan IS/ IT Campaign, saya mendapatkan pengalaman yang
tidak terlupakan. Perasaan senang dan puas ketika saya bisa mengamalkan ilmu
yang saya miliki kepada masyarakat adalah pengalaman yang sangat mahal. Membuat
saya sadar bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Palupi
Sekar Hapsari
5215100026
Hasil Pelatihan Basic Media Schooling (BMS) - Medfo HMSI Muda berkarya 2016
