Pilih Mana Ya, Webhosting Gratisan atau Webhosting Berbayar ?
Pada saat kita bermaksud membuat sebuah blog atau website pribadi, kita memerlukan jasa penyedia server publik yang lebih dikenal dengan nama Webhosting. Ditinjau dari biaya yang harus dikeluarkan, webhosting tersebut dapat diklasifikasikan menjadi dua macam, yaitu webhosting gratisan dan webhosting berbayar. Dari namanya mudah ditebak, yang satu memberikan fasilitas secara gratis, yang lainnya harus bayar. Contoh dari webhosting gratis yang terkenal adalah blogspot dan wordpress, sementara yang berbayar contohnya bluehost.
Walaupun ada pameo terkenal "kalau bisa gratis, kenapa mesti bayar", namun menurut saya untuk tujuan-tujuan tertentu tidak selamanya webhosting yang gratisan itu lebih baik daripada yang bayar. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan kapan kita menggunakan webhosting gratisan dan kapan menggunakan webhosting berbayar.
Faktor-faktor itu, antara lain :
1. Seberapa newbie nya kita di dunia blogging
Saya yakin, hampir semua dari sobat setuju kalau saya mengatakan bahwa dunia blogging bukan hanya masalah membuat sebuah blog. Menurut saya, blogging adalah dunia seni, yang mencakup seni desain, menulis, mempromosikan, dan memonetisasi sebuah blog. Perlu sebuah proses yang tidak sebentar untuk menguasai bahkan untuk sekedar mengerti mengenai dunia ini, dan proses itu membutuhkan waktu.
Karenanya, bagi sobat yang baru pertama kali membuat blog, webhosting gratisan lebih tepat untuk digunakan, karena kita bisa belajar tanpa perlu membayar terlalu banyak biaya (hanya bermodal koneksi internet dan waktu). Setelah kita mengerti cukup banyak (menurut ukuran kita sendiri) mengenai dunia blogging, boleh lah coba-coba mulai dengan webhosting berbayar.
2. Tujuan utama dari pembuatan blog
Ada tujuan komersial, dan tujuan non-komersial. Walaupun tidak ada salahnya sama sekali untuk memonetisasi sebuah blog, apalagi kalau blog kita sudah ramai pengunjungnya dan memungkinkan untuk melakukan itu, namun sebuah blog pasti dibuat untuk tujuan utama tertentu. Ada yang untuk menyalurkan hobi menulis, hobi komputer, hobi surfing/blogwalking, menambah teman (non-komersial); ada pula yang tujuannya untuk mendapatkan penghasilan yang memadai dari blog tersebut (komersial).
Bila tujuan utamanya bersifat non-komersial, lebih baik menggunakan webhosting gratisan (di sini berlaku pameo "kalau bisa gratis, kenapa mesti bayar", ha ha). Namun bila tujuan utamanya bersifat komersial, kita harus mengganggap blog kita sebagai investasi dan investasi awal adalah menyewa webhosting dan membeli nama domain. Beberapa pertimbangan yang mendasarinya adalah:
- kita pasti berharap blog kita menjadi populer, dan mempunyai hak serta akses penuh atas blog kita. Bila menggunakan blog gratisan, penyedia webhosting mempunyai hak untuk memblok bahkan sampai menghapus blog kita bila dianggap menyalahi peraturan mereka. Alangkah sedihnya bila blog kita yang sudah populer tahu-tahu lenyap tanpa kita sadari penyebabnya.
- blog kita lebih dipertimbangkan orang (secara bisnis) bila memiliki domain yang bebas dan berbayar. Ini sesuai dengan hukum bisnis, orang yang mau mengeluarkan uang untuk mendapatkan uang, lebih dihargai daripada orang yang memanfaatkan fasilitas gratis untuk mendapatkan uang (istilah kerennya : bonafide).
Saya sendiri adalah seorang newbie di dunia blogging, makanya untuk blog ini saya mempergunakan webhosting gratisan. Tapi, saya juga punya blog lain bertema Personal Finances yang saya harapkan dapat memberikan tambahan penghasilan dalam jangka panjang. Untuk blog itu, saya menyewa webhosting berbayar. Mottonya : "yang penting usaha, hasil sudah ada yang ngatur".
Bagaimana dengan pendapat sobat-sobat yang sudah pengalaman di dunia blogging, ada yang mau nambahin atau koreksi kah ?
Baca Selanjutnya...
Walaupun ada pameo terkenal "kalau bisa gratis, kenapa mesti bayar", namun menurut saya untuk tujuan-tujuan tertentu tidak selamanya webhosting yang gratisan itu lebih baik daripada yang bayar. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan kapan kita menggunakan webhosting gratisan dan kapan menggunakan webhosting berbayar.
Faktor-faktor itu, antara lain :
1. Seberapa newbie nya kita di dunia blogging
Saya yakin, hampir semua dari sobat setuju kalau saya mengatakan bahwa dunia blogging bukan hanya masalah membuat sebuah blog. Menurut saya, blogging adalah dunia seni, yang mencakup seni desain, menulis, mempromosikan, dan memonetisasi sebuah blog. Perlu sebuah proses yang tidak sebentar untuk menguasai bahkan untuk sekedar mengerti mengenai dunia ini, dan proses itu membutuhkan waktu.
Karenanya, bagi sobat yang baru pertama kali membuat blog, webhosting gratisan lebih tepat untuk digunakan, karena kita bisa belajar tanpa perlu membayar terlalu banyak biaya (hanya bermodal koneksi internet dan waktu). Setelah kita mengerti cukup banyak (menurut ukuran kita sendiri) mengenai dunia blogging, boleh lah coba-coba mulai dengan webhosting berbayar.
2. Tujuan utama dari pembuatan blog
Ada tujuan komersial, dan tujuan non-komersial. Walaupun tidak ada salahnya sama sekali untuk memonetisasi sebuah blog, apalagi kalau blog kita sudah ramai pengunjungnya dan memungkinkan untuk melakukan itu, namun sebuah blog pasti dibuat untuk tujuan utama tertentu. Ada yang untuk menyalurkan hobi menulis, hobi komputer, hobi surfing/blogwalking, menambah teman (non-komersial); ada pula yang tujuannya untuk mendapatkan penghasilan yang memadai dari blog tersebut (komersial).
Bila tujuan utamanya bersifat non-komersial, lebih baik menggunakan webhosting gratisan (di sini berlaku pameo "kalau bisa gratis, kenapa mesti bayar", ha ha). Namun bila tujuan utamanya bersifat komersial, kita harus mengganggap blog kita sebagai investasi dan investasi awal adalah menyewa webhosting dan membeli nama domain. Beberapa pertimbangan yang mendasarinya adalah:
- kita pasti berharap blog kita menjadi populer, dan mempunyai hak serta akses penuh atas blog kita. Bila menggunakan blog gratisan, penyedia webhosting mempunyai hak untuk memblok bahkan sampai menghapus blog kita bila dianggap menyalahi peraturan mereka. Alangkah sedihnya bila blog kita yang sudah populer tahu-tahu lenyap tanpa kita sadari penyebabnya.
- blog kita lebih dipertimbangkan orang (secara bisnis) bila memiliki domain yang bebas dan berbayar. Ini sesuai dengan hukum bisnis, orang yang mau mengeluarkan uang untuk mendapatkan uang, lebih dihargai daripada orang yang memanfaatkan fasilitas gratis untuk mendapatkan uang (istilah kerennya : bonafide).
Saya sendiri adalah seorang newbie di dunia blogging, makanya untuk blog ini saya mempergunakan webhosting gratisan. Tapi, saya juga punya blog lain bertema Personal Finances yang saya harapkan dapat memberikan tambahan penghasilan dalam jangka panjang. Untuk blog itu, saya menyewa webhosting berbayar. Mottonya : "yang penting usaha, hasil sudah ada yang ngatur".
Bagaimana dengan pendapat sobat-sobat yang sudah pengalaman di dunia blogging, ada yang mau nambahin atau koreksi kah ?